echopediaboy tips dan trik blogspot

Kamis, 15 November 2012

Gara-gara Ingin Jadi Perempuan, Bocah 9 Tahun Ini Coba Potong Kemaluannya

Transgender yang seringkali Anda dengar kisahnya umumnya dilakukan oleh orang dewasa. Namun kisah seorang bocah yang merasa dirinya terlahir dengan jenis kelamin yang salah ini seakan membuka mata masyarakat akan fenomena tersebut.img

Dalam acara bincang-bincang bersama Anderson Cooper, bocah bernama Dannan Tyler tersebut hadir ditemani oleh kedua orang tuanya yaitu Sarah dan Bill. Kedua orang tua Dannan bercerita bahwa mereka mulai menemukan keanehan perilaku pada putra keduanya tersebut saat berusia dua tahun. Dannan bersikeras bahwa dirinya adalah perempuan dan ingin memakai gaun serta memanjangkan rambutnya.

Dua tahun kemudian, kejadian yang tidak disangka-sangka terjadi. Sarah menangkap basah Dannan di ruangan bermainnya sedang berusaha memotong kemaluannya dengan gunting. "Dia (Dannan) tampak tenang sambil mengatakan bahwa dia ingin menyingkirkan kemaluannya karena dia merasa sakit," ungkap Sarah kepada majalah Closer. Namun untungnya, tindakan tersebut tidak membahayakan nyawa Dannan.

Pada usia 6 tahun, Dannan didiagnosa menderita ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) yang merupakan gangguan perkembangan motorik pada anak dan gangguan bipolar yaitu penyakit psikologis yang membuat penderitanya mengalami perubahan mood secara drastis dan ekstrim. Prestasi Dannan di sekolah menjadi buruk dan ia sering melawan jika ibunya memakaikannya baju anak laki-laki. "Saya memiliki bekas gigitan dan beberapa memar. Saya merasa hancur," ujar Sarah.

Saat Sarah melarang Dannan memakai gaun untuk pergi ke sebuah pesta, Dannan memberontak secara ekstrim dengan melompat keluar dari mobil dan berlari di tengah kemacetan sambil berkata bahwa ia ingin mati. Selain itu, Dannan juga tidak menyukai mainan anak laki-laki melainkan lebih suka bermain masak-masakan dengan anak perempuan lain.

Akhirnya Dannan dibawa ke psikiater oleh ibunya. Setelah sebulan menjalani serangkaian tes dan terapi, Dannan didiagnosa menderita gender identity disoder yaitu kondisi dimana penderitanya merasa tidak bahagia dengan jenis kelaminnya. Mempertimbangkan usia Dannan yang masih sangat muda, Dokter menyarankan bahwa ia perlu untuk mulai hidup seperti perempuan. Orang tua Dannan pun sepakat untuk menganggap putra mereka itu adalah anak perempuan, memperbolehkannya memanjangkan rambutnya dan memakai pakaian perempuan setiap waktu walaupun tidak mengganti namanya karena Dannan adalah nama yang dapat dipakai untuk laki-laki maupun perempuan.

Setelah memulai kehidupan baru sebagai anak perempuan, Dannan dipindahkan dari sekolah lamanya karena tidak mendukungnya pihak sekolah lama tersebut terhadap kondisi Dannan. Saat mendaftarkan Dannan di sekolah baru, orang tua Dannan bertemu dengan kepala sekolah dan sepakat untuk menyimpan rahasia kondisi Dannan dari murid lainnya. Prestasi Dannan di sekolah pun jauh membaik dan kini ia merupakan anggota dari pramuka puteri di sekolahnya.

Walaupun kondisi Dannan sudah dapat diterima dan didukung oleh seluruh keluarga, namun Sarah belum mengizinkan Dannan untuk melakukan operasi penggantian kelamin untuk saat ini. "Jika Dannan mau, dia akan menjalani pemblokiran hormon pada usia 10 tahun lalu memulai perawatan hormon wanita pada usia 15 tahun yang dapat membuat kulitnya menjadi lebih halus, mengurangi tumbuhnya bulu di tubuh, dan mendorong pertumbuhan payudara," ungkap Sarah yang menegaskan bahwa dirinya menceritakan kisah ini untuk mengedukasi masyarakat dan mendukung mereka yang mengalami situasi serupa.

(fer/fer)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan komentar sobat dan dapatkan backlink satu arah langsung ke blog sobat dengan widget top komentator yang saya pasang di sidebar blog ini. Caranya dengan menjadi pemberi komentar terbanyak di blog ini, tapi mohon jangan Nyepam ya..! Komentar dengan menyertakan LINK / ANCHOR TEXT atau promosi produk tertentu akan saya hapus karena blog ini bukan tempat untuk mempromosikan produk yang dijual di blog anda.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktops